Lebih Banyak Baby Boomer Mencoba Menemukan Kebahagiaan Bersama Ganja

LEBIH BANYAK BABY BOOMER MENCOBA MENEMUKAN KEBAHAGIAAN BERSAMA GANJA
Rate this post

Baru-baru ini, saat saya menghadiri konser yang ingin menarik minat baby boomer, laksana Paul McCartney dan The Rolling Stones, saya melihat tidak sedikit boomer yang mengobarkan sendi.

Ternyata tersebut bukan kebetulan.

Berdasarkan keterangan dari laporan baru-baru ini dalam jurnal Drug and Alcohol Dependence, lebih tidak sedikit baby boomer memakai gulma dan produk ganja lainnya.

Sembilan persen orang berusia 50 sampai 64 menuliskan mereka telah memakai ganja pada tahun lalu, dua kali lipat dalam dasawarsa terakhir, sedangkan tiga persen dari mereka yang berusia di atas 65 tahun sudah melakukannya, demikian temuan riset tersebut.

Mungkin tersebut bukan kejutan besar, sebab generasi baby boomer mempunyai daftar sbobet lebih tidak sedikit pengalaman daripada generasi beda dengan ganja, yang melonjak dalam popularitas sekitar 1960-an dan 1970-an. Lebih dari separuh (hampir 55%) orang dewasa paruh baya telah memakai ganja di sejumlah titik dalam hidup mereka, sedangkan lebih dari seperlima (sekitar 22%) orang dewasa yang lebih tua sudah melakukannya, menurut keterangan dari penelitian.

LEBIH BANYAK BABY BOOMER MENCOBA MENEMUKAN KEBAHAGIAAN BERSAMA GANJA

Mereka yang memakai ganja ketika remaja lebih ingin mengatakan bahwa mereka tetap penggemar ramuan itu, kata kesebelasan di Universitas New York.

Apa yang mengakibatkan comeback besar ganja dengan kerumunan yang lebih tua?

Tentu saja, stigma pemakaian ganja sudah berkurang. Saya tidak pernah memakai tetapi, diakui, gulma dirasakan keren saat saya masih di sekolah menengah sekitar 70-an. Namun, kami mengejek “potheads” yang mengisap rokok terus-menerus dan datang ke sekolah meraba-raba laksana orang bebal di bank kabut. Yang tampaknya sudah berubah dalam sejumlah tahun terakhir dengan daftar bola 88 sejumlah boomer memandang tersebut keren untuk beraksi seperti remaja lagi dan mengklaim gelar, pothead, dengan bangga, seolah-olah mengisap rokok ganja ialah semacam prestasi.

Baca Juga : http://www.mayibtxz.com/permainan-menyenangkan-kasino/

Akses pasti saja menjadi lebih gampang dengan legalisasi ganja untuk pemakaian medis di 29 negara unsur dan D.C. dan untuk pemakaian rekreasi di delapan negara unsur dan D.C., tergolong di sini di California lokasi saya tinggal. Perkebunan pot berlahiran di mana-mana termasuk di antara kota gurun terdekat, Desert Hot Springs, yang sudah dijuluki Desert Pot Springs.

Beberapa baby boomer memakai gulma guna meredakan nyeri sendi atau penyakit beda atau untuk menolong mereka tidur.

Apa pun dalil boomer menyala, waspadalah, ada sejumlah jebakan yang pasti. Survei mengindikasikan bahwa pemakai beranggapan ganja tidak berbahaya. Tetapi semua peneliti dengan cepat mengindikasikan bahwa jelas bukan tersebut masalahnya.

“Efek samping akut dari pemakaian ganja dapat tergolong kecemasan, mulut kering, takikardia (detak jantung), desakan darah tinggi, jantung berdebar, mengi, kebingungan, dan pusing,” mereka memperingatkan. “Penggunaan kronisĀ https://freebetqq88.com bisa menyebabkan situasi pernapasan kronis, depresi, gangguan memori, dan penurunan kepadatan tulang.”

Para peneliti pun melaporkan bahwa baby boomer yang memakai ganja lebih ingin merokok, minum alkohol, dan menyalahgunakan narkoba. Pengguna ganja pun lebih ingin menyalahgunakan obat resep laksana opioid, obat penenang, dan obat penenang daripada rekan-rekan mereka.

Baca Juga : http://www.mayibtxz.com/pernahkah-kita-makan-buah-teratai/

Zat pencampur paling berbahaya untuk orang dewasa yang lebih tua dengan https://qq998.org/ penyakit kronis, saran tim. Ganja bisa mengintensifkan fenomena dan berinteraksi dengan obat yang diresepkan.

Faktanya, dokter mesti bertanya untuk pasien yang lebih tua mengenai apakah mereka memakai ganja sebab dapat berinteraksi dengan obat yang diresepkan, kesebelasan merekomendasikan, dan barangkali mengarah pada masalah penyalahgunaan zat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *